|
Senin, 22 Desember 2008 Bp. Drs. H. Busra, memberikan Sambutan pada akhir kunjungan di SMA Muh. 1 Gresik Sekitar pukul 07.00 WITA kami bertolak dari bendara Syamsudinnoor Banjarmasin menuju bendara Juanda Surabaya. Setiba di Surabaya singgah sejenak di penginapan, Hotel Andalus, menaroh barang kemudian langsung meluncur menuju Jl. KH. Kholil, ke SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Banyak informasi berharga yang kami gali. Kami mendapat pelayanan yang amat baik, memuaskan. Dari kunjungan ini ada sejumlah hal penting yang akan kami coba terapkan di sekolah. 1. Penciptaan kultur sekolah. Setiap warga sekolah bergerak atas dorongan pengabdian, ibadah kepada Allah. Sesama hamba, sesama warga sekolah hendaknya hidup rukun, jauh dari iri dengki, merasa lebih dari yang lain, satu sama lain saling tawadhu, menguatkan rasa ukhwah, tali persaudaran/kekeluargaan. Jangan suka mencela, mengumpat karena ini amat tidak baik, tidak terpuji. Sebaliknya tumbuhkan saling menghargai, memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, mutlak/wajib baik sangka, lihat i'tikad baik orang. Kekurangan pada saudara kita, rekan kita bukanlah sesuatu yang menjadi bahan gunjingan atau celaan, tapi sebaiknya ditutupkan keaifannya dengan jalan membimbingnya, membantunya untuk meluruskan, memerbaiki kesalahan atau kekurangan yang ada. InsyaAllah ia akan bersikap baik pada kita, dan memberikan yang terbaik buat kita semua. Hargai hamba Allah, berarti menghargai Allah yang menciptakannya. 2. Sistem Informasi Manajemen yang dituniung PAS, harus dilaksanakan di sekolah. Pemerintah telah mengeluarkan banyak biaya untuk sebuah i'tikad mulia, mari kita dukung dan implementasikan dalam pengelolaan administrasi sekolah kita. Tinggalkan kekakuan, kembangkan pikiran untuk mengadopsi temuan-temuan terkini yang menjamin efektivitas dan efisiensi kerja kita. Kita harus senan tiasa belajar, itu artinya kita harus senantiasa melakukan perubahan, perubahan yang berarti untuk perbaikan. 3. Untuk keperluas PAS sekolah membutuhkkan: a. Suatu lokal atau ruang kerja bagi tim ICT/Pengembang PAS sekolah. b. Server dan sejumlah PC yang terhubung dalam jaringan, intranet sekolah. c. Mendistribusikan kerja, untuk ini perlu direkrut sejumlah tenaga disertai pembinaan dan pemberdayaan dalam pengelolaan PAS. d. Kendala, kesulitan yang dihadapi hendaknya dipecahkan secara baik, terarah dengan memanfaatkan tenaga konsultan, diantaranya dengan pihak SMA Muhamadiyah 1 Gresik, Pas Sukari dkk. e. Secara simultan dan berkesinambungan terus mempperbaiki SDM ICT sekolah baik kuantitas maupun kualitasnya. Untuk ini semua personal tim ICT harus membuka diri seluas-luasnya, saling berkordinasi, diskusi dan berkonsultasi. f. Sehubngan dengan hal di atas, sekolah perlu mengusahakan pemberdayaan alumni atau pihak yang memiliki kompetensi dalam masalah ICT. Diyakini, bila kita melibatkan tenaga-tenaga dimaksud, maka mereka akan mengekspresikan diri, menyumbangkan potensi diri setinggi-tingginya untuk memajukkan sekolah lewat pengembangan ICT. g. Setiap jerih payah usaha, ada gagal ada berhasil. Sepanjang semuanya sudah diusahakan untuk suatu itikad baik dengan cara-cara yang termampu untuk dilaksanakan, sewajarnya mendapat penghargaan atau reward, bukan sebaliknya. Serah terima kenang-kenangan antara Bp. Wardikin, M. Pd dan Bp. Drs. H. Busra
Akhirnya semoga Allah SWT senantiasa memberkati semua ini dan dengan keridhaanNya membimbing kita untuk bersatu, mencintai satu sama lain, bersama-sama bersemangat untuk mengupayakan langkah transformasi bagi peningkatan SMA Negeri 1 Martapura yang kita cintai ini. Amin, ya Rabbal Alamin. Yogyakarta, 24 Desember 2008 Syaiful Yazan (Aku hanya sempat menggambarkan hasil dari SMA Muh.1 Gresik, untuk kunjungan rombongan kami selanjutnya ke SMAN 1 Gresik, penulis tidak bisa ikut, karena ke Yogyakarta, istri melahirkan) |