Rekreasi
E-Learning
Tagihan PLN
Yang Online
We have 1 guest onlineLogin Form
Agama
Berita Utama
Proyek ICT
WebBlog Relasi
Iklan Ringan
Simple Video
Get the Flash Player to see this player.
| Tingkatkan Potensi Diri! Mengapa tidak? |
|
|
|
| Written by msyna |
| Saturday, 26 September 2009 00:17 |
|
Kabar gembira lagi bagi upaya peningkatan potensi diri. Seseorang sangat merasa perlu untuk meningkatkan potensi diri agar dapat berbuat lebih baik dalam kehidupan ini. Bukan hanya diri pribadi, lingkungan keluarga, kerja dan masyarakat tentu senang bila potensi diri anggota atau warganya tinggi dan meningkat. Panduan dalam agama, khususnya Islam sudah sangat jelas mengenai hal ini, di antaranya: 1. Barang siapa bersungguh-sungguh pasti mendapatkannya. 2. Allah mengikuti prasangka hambaNya. 3. Baik sangkalah kepada Allah, sesungguhnya rahmatNya luas. 4. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri berusaha mengubahnya. Singkatnya, agama Islam menghendaki agar umatnya selalu optimis, percaya diri dan berpikiran positif. Dengan niat, etikad yang baik, tentunya seorang hamba memulai berbagai upayanya dalam hidup ini. InsyaAllah, sejalan dengan itu Allah memberikan hidayah dan taufiq sehingga apa yang diinginkan dapat tercapai. Sehubungan dengan pengembangan potensi diri, ada hasil penelitian ilmiah yang baik untuk disimak, yang diambil dari Kompas.Com, semoga dapat lebih memotivasi gairah hidup kita.
Berikut beritanya: http://sains.kompas.com/read/xml/2009/09/10/12241793/dna.juga.bisa.memacu.potensi.diri.lho... DNA Juga Bisa Memacu Potensi Diri, lho... Kamis, 10 September 2009 | 12:24 WIB Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary JAKARTA, KOMPAS.com - Deoxyribunucleic Acid (DNA) selama ini selalu dikenal untuk mengidentifikasi garis keturunan. Padahal, DNA tak hanya bisa dipelajari dari sisi medis. Psikolog Miriati, Psi, mengungkapkan, DNA juga bisa disorot dari ilmu Psikologi. Apa manfaatnya? Ternyata, DNA bisa dioptimalkan untuk membangkitkan potensi diri. Mau tahu, bagaimana mengaktifkan DNA? DNA terdiri dari zat kimia yang sifatnya basah yaitu adenine, guanine, cytosine dan thymine yang melekat pada fosfor dan gula. Bentuknya seperti tangga elips, memutar. Menurut Miriati, setiap manusia memiliki DNA/gen yang mempunyai potensi serupa. Memberikan pengaruh positif atau negatif, tergantung bagaimana pengaktifan oleh masing-masing individu. "DNA itu terdapat di setiap inti sel tubuh. Semua manusia memilikinya. Perbedaannya, hanya karena masing-masing punya pilihan dan keinginan yang berbeda. Selain itu disebabkan masih adanya gen yang padat dan belum mencair. Sehingga, perlu di- on -kan," ujar Miriati, pada diskusi Mengoptimalkan Potensi Diri melalui Pengaktifan DNA/Gen, di MP Book Point, Jakarta Selatan, Kamis (10/9). "Dengan kehadiran gen/DNA, setiap orang punya bakat dan potensi yang sama. Catatannya, harus membuka diri dengan berbagai kesempatan," lanjutnya. Miriati mencontohkan, sikap penolakan selalu menjadi respon awal bila disodorkan sebuah kesempatan. Padahal, tawaran ini seharusnya direspon secara positif dan yakin bahwa setiap orang bisa melakukannya, meskipun tanpa pengalaman. Ketika kesempatan direspon positif, jelas Miriati, maka gen akan hidup. "Setiap orang punya potensi, berapapun usianya. Untuk memaksimalkan potensi, setiap orang harus berpikir positif, bahwa dia bisa. Setiap orang punya muatan gen yang sama, tergantung bisa dibuka atau tidak. Kalau negative thinking , gen tidak akan terbuka," papar Miriati. Bagaimana mengaktifkan DNA untuk potensi diri? Ada beberapa cara untuk mengaktifkan DNA. Miriati memaparkan, setidaknya ada 6 karakter positif yang bisa ditumbuhkan pada setiap individu. Pertama, membuka diri untuk menyerap wawasan yang luas. Wawasan yang luas akan merangsang keinginan. Kedua, dengan keinginan atau dreams, bisa membangkitkan energi positif dalam diri. Tak hanya dari diri sendiri, menghidupkan DNA juga bisa distimulus dari lingkungan sekitar. Cara ketiga, menginspirasi momen yang dijumpai. "Seseorang bisa mengandalkan dirinya sendiri dengan apa yang ada didirinya. Dimanapun, kita bisa terinspirasi asal dalam hidup menghadirkan consciousness sehingga kita bisa memaknai suatu peristiwa," ujarnya. Keempat, selalu berpikir positif, grab it first and do it ! Artinya, selalu berpikir positif atas setiap kesempatan baru. Dan kelima, selalu melakukan latihan terus menerus sehingga pengaktifan DNA akan bisa dimunculkan secara spontan dan berimplikasi positif bagi potensi diri. Miriati juga mengingatkan, jika memiliki mimpi atau keinginan, berbagilah dengan orang-orang yang diyakini bisa memberikan dorongan. Dorongan positif yang yang didapatkan akan memacu DNA aktif. "Jangan cerita sama orang yang belum-belum sudah memadamkan semangat Anda," kata Miriati.
|
| Last Updated on Saturday, 26 September 2009 00:23 |
Tokoh
| Muhammad SAW |
| Anak-anak dan Istri-istri Rasulullah |
| Sahabat Rasulullah |
| Tokoh Islam |
| John Pestalozzi |
| Albert Einstein |
| BJ Habibie |
| Tokoh Nasional |
| Nanang Susyanto |
Info Pembelajaran
| Peserta Rem Ulum S1 '09 |
| Hasil Ulum S1 2009 |
| Hasil Studi Mat PSKM 09 |
Sering kita tidak menemukan solusi karena terabaikan yang dekat. Dengan kesederhanaan, fitrah, pandanglah Rasulullah Muhammad SAW dalam setiap sisi, renungkan secara mendalam, jelmakan sifat dan sikap Beliau dalam diri kita. Beliau bergerak dengan keridhaan dan kemauan Allah, maka ikuti Beliau, InsyaAllah keindahan dan kemesraan hidup akan terasa. |
Buku Sekolah

Materi-materi
| Ujicoba UNMat XII Bhs |
| Ujicoba UNMat XII IPA |
| Ujicoba UNMat XII IPS |
| Linear Inequality |
| New Student's Worksheet |
| Polynomial XI |
| Math for Science XI Grade |
Jejak Pendapat
Serba Serbi
Insan Utama
Get more songs & code at www.stafaband.info
CB userlist
no new user
















